Food & Drink

fi label

Label “Sehat” Belum Tentu Sehat: Cara Membaca Komposisi dengan Bijak

Semakin banyak produk dengan label “sehat”, “natural”, atau “tanpa tambahan gula” beredar di pasaran. Sekilas terlihat meyakinkan, apalagi bagi orang tua yang ingin memberikan yang terbaik untuk anak dan keluarga. Namun, apakah semua yang berlabel sehat benar-benar sesuai dengan kebutuhan kita? Faktanya, kemasan depan sering kali hanya menampilkan klaim singkat. Untuk benar-benar memahami kualitas sebuah produk, kita perlu melihat lebih dalam — yaitu pada daftar komposisinya. Jangan Hanya Percaya pada Klaim Depan Kemasan Tulisan seperti “rendah gula”, “tanpa pengawet”, atau “sumber serat” memang menarik perhatian. Namun informasi terpenting justru ada di bagian belakang kemasan. Daftar komposisi disusun berdasarkan urutan jumlah terbanyak. Artinya, bahan yang ditulis paling awal adalah yang paling dominan. Jika gula atau pemanis berada di urutan pertama atau kedua, bisa jadi kandungannya cukup tinggi meskipun ada klaim sehat di bagian depan. Meluangkan waktu beberapa detik untuk membaca komposisi bisa membantu kita membuat keputusan yang lebih bijak. Kenali Nama Lain dari Gula Gula tidak selalu tertulis sebagai “gula”. Ada berbagai istilah lain yang sering digunakan, seperti: Sirup glukosa Fruktosa Sukrosa Maltosa Memahami istilah-istilah ini membantu kita lebih sadar terhadap apa yang sebenarnya dikonsumsi, terutama jika produk tersebut ditujukan untuk anak. Perhatikan Kesederhanaan Bahan Produk dengan komposisi yang lebih sederhana dan mudah dikenali biasanya lebih mudah dipahami kandungannya. Daftar bahan yang singkat dan jelas membuat kita tahu apa yang masuk ke dalam tubuh. Kesederhanaan bukan berarti kurang berkualitas. Justru dari bahan yang sederhana dan terpilih, kualitas bisa lebih terjaga Gluten Free dan Sugar Free: Pilihan yang Lebih Sadar Istilah gluten free dan sugar free semakin sering ditemukan. Bagi sebagian keluarga, ini bukan sekadar tren, melainkan pilihan untuk membantu menjaga pola makan tetap seimbang. Membatasi gluten atau gula tambahan bukan berarti menghilangkan rasa. Justru ini adalah cara untuk memberi ruang pada rasa alami dari bahan itu sendiri. Langkah Kecil yang Berdampak Besar Kebiasaan membaca label mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya besar dalam jangka panjang. Terutama bagi orang tua, memahami isi produk berarti membantu anak mengenal makanan yang lebih alami dan tidak berlebihan sejak dini. Di Alunna, prinsip ini menjadi dasar dalam setiap prosesnya. Fokus pada bahan yang jelas, tanpa tambahan gula, dan pilihan gluten free adalah bagian dari komitmen untuk menghadirkan produk yang lebih tenang dan nyaman dikonsumsi keluarga. Karena pada akhirnya, memilih makanan bukan tentang menjadi sempurna. Ini tentang membuat pilihan yang lebih sadar, sedikit demi sedikit, untuk kebaikan jangka panjang. Penulis : Sitta Aura Shabrina

Label “Sehat” Belum Tentu Sehat: Cara Membaca Komposisi dengan Bijak Read More »

fi jenis gula

Kenali Jenis-Jenis Gula dan Sumbernya

sehari-hari seperti kentang, nasi, jagung dan sebagainya. Sedangkan Fruktosa biasa dijumpaGula atau sering disebut dengan glukosa dapat ditemukan di berbagai makanan i pada sayuran dan buah-buahan. Namun tahukah Anda, bahwa gula yang sering kita jumpai sehari-hari, ternyata memiliki tingkatan struktur dan kompleksitas yang berbeda. Glukosa dibedakan menjadi 2 Jenis, yaitu monosakarida dan disakarida. Monosakarida merupakan bentuk gula paling sederhana yang hanya terdiri dari satu molekul gula sehingga tidak bisa dipecah lagi menjadi gula yang lebih sederhana. Sedangkan disakarida gula yang tersusun dari dua molekul monosakarida yang terikat oleh ikatan glikosidik. Saat dicerna, disakarida akan dipecah menjadi monosakarida sebelum diserap oleh tubuh. Glukosa Glukosa lebih mudah diserap sehingga lebih mudah meningkatkan gula darah dalam waktu yang relatif singkat. Sedangkan Fruktosa, memiliki daya serap yang lebih rendah, sehingga tidak menimbulkan lonjakan gula yang signifikan dalam waktu yang relatif singkat. Oleh sebab itu, Fruktosa sering disebut memiliki indeks glikemiks yang lebih rendah. Istilah-istilah jenis gula yang sering kita jumpai seperti Glukosa, Fruktosa, dan Sukrosa merupakan jenis karbohidrat sederhana gula dengan struktur dan dampak kesehatan berbeda. Glukosa merupakan sumber energi utama atau sering disebut dengan monosakarida, Fruktosa merupakan gula buah yang memiliki tingkatan rasa paling manis, sedangkan sukrosa atau gula meja adalah disakarida gabungan dari keduanya. Glukosa dan fruktosa tidak bisa dipecah kembali oleh tubuh, sementara sukrosa dapat dipecah oleh tubuh. Jenis Jenis Gula dan Sumbernya Dibawah ini merupakan jenis-jenis gula dan sumbernya: Glukosa (Monosakarida) Glukosa merupakan gula sederhana yang tidak dapat dipecah lagi menjadi bentuk yang lebih sederhana. Glukosa berfungsi sebagai sumber energi utama bagi tubuh. Glukosa sering dijumpai pada madu, jagung, kentang dan dibentuk pada hati atau otot.   Fruktosa (Monosakarida) Fruktosa Dikenal sebagai gula buah, memiliki tingkat kemanisan tertinggi mencapai 1.73ppm dibandingkan dengan sukrosa yang hanya 1 ppm. Metabolisme Fruktosa diproses di Hati, dan jika dikonsumsi secara berlebihan, maka dapat disimpan dalam bentuk cadangan lemak. Fruktosa bersumber dari buah-buahan, madu agave, dan umbi-umbian   Sukrosa (Disakarida) Sukrosa merupakan gula meja atau gula pasir, terbentuk dari gabungan satu molekul glukosa dan satu molekul fruktosa. Sukrosa bisa terbuat dari tebu, bit gula, dan banyak produk makanan olahan lainnya. Bagaimana Cara Kita Memenuhi Kebutuhan Gula Sehari-Hari? Kebutuhan gula setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung pada jumlah energi yang diperlukan. Menurut Kemenkes, batas konsumsi gula meja atau gula pasir yaitu 5 gram per hari, setara dengan dua sampai tiga sendok teh per hari. Adapun tips konsumsi gula dengan bijak dengan mengurangi penambahan gula pada makanan atau minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Tingkatkan aktivitas fisik. Bakar kalori yang dikonsumsi agar tidak menumpuk. Lalu, pilih gula kompleks alami. Konsumsi lebih banyak buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh (whole grains). Kita dianjurkan mengonsumsi buah lebih banyak, karena selain rasa manisnya, juga mengandung sekian banyak vitamin dan serat pangan. Itu membantu menjaga kesehatan. Konsumsi gula berlebihan tentu tidak baik untuk kesehatan tubuh kita. Mari kita kurangi jumlah gula yang kita konsumsi, agar kita dapat meminimalkan risiko obesitas dan penyakit tidak menular seperti diabetes mellitus. Referensi :  IPB University | Kenali Jenis-Jenis Gula Tips Konsumsi Tanpa Cemas Diabetes dan Obesitas Penulis: Niken Dwi R

Kenali Jenis-Jenis Gula dan Sumbernya Read More »

fi mocaf unggul

Kenalan dengan Tepung Mocaf, Tepung Lokal yang Diam-Diam Lebih Unggul

Selama ini, tepung terigu masih jadi pilihan utama dalam berbagai olahan pangan. Mulai dari kue, roti, hingga camilan sehari-hari, semuanya nyaris selalu bergantung pada satu jenis tepung yang sama. Padahal, Indonesia punya banyak bahan lokal yang potensinya tak kalah menarik—salah satunya adalah tepung mocaf. Namanya mungkin belum sepopuler terigu, tapi mocaf perlahan mulai dilirik oleh pelaku industri pangan dan konsumen yang lebih sadar akan pilihan bahan. Diam-diam, tepung ini menyimpan banyak keunggulan. Apa Itu Tepung Mocaf? Mocaf merupakan singkatan dari Modified Cassava Flour. Tepung ini dibuat dari singkong lokal yang diproses melalui fermentasi terkontrol, sehingga menghasilkan tepung dengan karakter yang berbeda dari tepung singkong biasa.   Proses modifikasi inilah yang membuat mocaf memiliki aroma yang lebih netral, tekstur yang lebih halus, serta rasa yang lebih ringan. Hasilnya, mocaf menjadi lebih fleksibel untuk digunakan dalam berbagai resep, tanpa meninggalkan aroma singkong yang terlalu kuat. Kenapa Disebut “Diam-Diam Lebih Unggul”? Keunggulan mocaf sering kali tidak langsung terlihat dari namanya. Namun saat digunakan, perbedaannya mulai terasa. Teksturnya lembut, warnanya cerah, dan aromanya tidak menyengat. Ini membuat mocaf lebih mudah diaplikasikan dalam produk pangan modern, terutama yang mengutamakan rasa ringan dan tampilan bersih.   Banyak produk berbasis mocaf yang hasil akhirnya terasa lebih ringan di mulut dan tetap nyaman dikonsumsi, bahkan oleh mereka yang sensitif terhadap tepung tertentu. Keunggulan Mocaf Dibanding Terigu Salah satu nilai tambah utama tepung mocaf adalah bebas gluten, sehingga cocok untuk konsumen dengan kebutuhan khusus atau yang ingin mengurangi asupan gluten. Selain itu, karena berbahan dasar singkong lokal, penggunaan mocaf turut mendukung diversifikasi pangan dan mengurangi ketergantungan pada bahan impor.   Dari sisi karakter bahan, mocaf juga dinilai lebih mudah dicerna oleh sebagian orang, terutama jika diolah dengan proses yang tepat dan bahan pendukung yang sederhana. Cocok untuk Produk Apa Saja Tepung mocaf cukup fleksibel dan bisa digunakan dalam berbagai jenis produk, seperti: Cake Cookies Mie dan olahan adonan tertentu Snack sehat Dalam beberapa resep, mocaf bisa digunakan sebagai substitusi penuh atau sebagian dari terigu, tergantung tekstur akhir yang diinginkan. Mocaf dan Tren Pangan Sehat Tren pangan sehat saat ini menjadikan mocaf semakin relevan dengan kebutuhan konsumen. Bahannya sederhana, mudah dikenali, dan selaras dengan prinsip clean label. Tidak banyak klaim berlebihan, cukup satu bahan lokal yang diproses dengan cara yang tepat.   Mocaf juga sejalan dengan tren pangan berkelanjutan, di mana konsumen mulai peduli tidak hanya pada rasa, tetapi juga asal bahan dan dampaknya bagi lingkungan serta petani lokal. Saatnya Memberi Ruang untuk Pangan Lokal Tepung mocaf bukan sekadar pengganti terigu. Ia adalah contoh bahwa bahan lokal punya potensi besar untuk menjadi bagian dari solusi pangan masa depan. Dengan karakter yang bersih, fleksibel, dan lebih ramah untuk berbagai kebutuhan, mocaf layak mendapat tempat di dapur—baik dapur rumah tangga maupun industri pangan.   Kadang, pilihan yang lebih baik tidak selalu yang paling populer. Tapi yang jujur, fungsional, dan memberi dampak lebih luas. Dan di situlah tepung mocaf diam-diam menunjukkan keunggulannya. Referensi : Hadistio, A., A. Jumiono, dan S. Fitri. 2019. Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour) untuk Ketahanan Pangan Indonesia. Jurnal Pangan Halal. 1(1): 13 – 17. Penulis : Nadya Adisti Puspitasari

Kenalan dengan Tepung Mocaf, Tepung Lokal yang Diam-Diam Lebih Unggul Read More »

fi kurma cinematic

Kopi Biji Kurma: Alternatif Kopi Tanpa Kafein

Kopi biji kurma mulai dikenal sebagai pilihan minuman hangat bagi orang yang ingin menikmati sensasi minum kopi tanpa kafein. Minuman ini dibuat dari biji kurma yang biasanya tidak dimanfaatkan, lalu diolah melalui proses pengeringan dan penyangraian. Hasilnya adalah minuman berwarna gelap dengan aroma hangat yang mengingatkan pada kopi, namun dengan karakter rasa yang lebih ringan dan tidak menyengat. Bagi banyak orang, kopi identik dengan energi dan fokus, tetapi juga sering menimbulkan efek kurang nyaman seperti jantung berdebar atau sulit tidur. Kopi biji kurma hadir sebagai alternatif yang lebih tenang. Karena tidak mengandung kafein, minuman ini dapat dinikmati kapan saja, termasuk sore atau malam hari. Rasanya yang lembut juga membuatnya lebih ramah untuk lambung, sehingga cocok bagi mereka yang sensitif terhadap kopi biasa. Selain bebas kafein, biji kurma mengandung mineral alami yang tetap bisa ditemukan setelah proses pengolahan. Walaupun bukan sumber utama zat gizi, keberadaan kandungan ini memberi nilai tambah pada kopi biji kurma sebagai minuman berbasis bahan alami. Karakter rasanya yang tidak pahit juga memungkinkan kopi biji kurma dinikmati tanpa gula atau hanya dengan sedikit pemanis, sesuai kebutuhan masing-masing. Bagaimana Cara Membuatnya? Proses pembuatan kopi biji kurma tergolong sederhana dan mirip dengan pengolahan kopi pada umumnya. Biji kurma dicuci hingga bersih, kemudian dikeringkan sampai kadar airnya berkurang. Setelah kering, biji disangrai hingga berubah warna menjadi cokelat gelap dan mengeluarkan aroma khas. Tahap penyangraian ini sangat menentukan karakter rasa akhir. Biji yang telah disangrai lalu digiling hingga menjadi bubuk halus dan siap diseduh. Dalam penyajian, kopi biji kurma dapat diseduh dengan air panas seperti kopi tubruk atau disaring sesuai selera. Minuman ini bisa dinikmati polos, ditambahkan sedikit pemanis, atau dipadukan dengan susu untuk rasa yang lebih lembut. Disajikan hangat, kopi biji kurma cocok menjadi teman bersantai, pendamping camilan, atau bagian dari rutinitas minum keluarga. Dengan rasa yang ringan, aroma hangat, dan sifat tanpa kafein, kopi biji kurma menawarkan pengalaman minum kopi yang berbeda. Minuman ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan kopi sepenuhnya, namun hadir sebagai pilihan alternatif yang lebih bersahabat dan fleksibel untuk dikonsumsi sehari-hari. Referensi : Destirana, S., Rahma, R. N., Sena, M. I., Khotimah, F. H., & Primasari, A. (2025). Kopi sebagai Pangan Fungsional: Aktivitas Biologis, Manfaat Kesehatan dan Risiko Toksisitas. JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI, 10(3), 279. https://doi.org/10.36722/sst.v10i3.4638 Oktaviani, E., Prayitno, S. A., & Utami, D. R. (2025). Pengaruh lama penyangraian terhadap sifat kimia kopi biji kurma. Jurnal Teknologi Pangan Dan Kesehatan (the Journal of Food Technology and Health), 7(1), 1–7. https://doi.org/10.36441/jtepakes.v7i1.2832 Penulis : Zalfadhia

Kopi Biji Kurma: Alternatif Kopi Tanpa Kafein Read More »

fi ide sarapan

Ide Sarapan Praktis dan Lezat dengan Selai Kurma

Sarapan sering kali menjadi waktu makan yang paling mudah terlewat, padahal perannya sangat penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Banyak orang ingin sarapan yang praktis, mengenyangkan, tapi tetap terasa ringan dan tidak terlalu manis. Salah satu solusinya yaitu dapat menggunakan selai kurma yang memiliki nutrisi baik bagi tubuh. Dengan rasa manis alami dari buah kurma, selai kurma bisa menjadi alternatif pemanis yang lebih ramah untuk berbagai menu sarapan. Teksturnya lembut, mudah dipadukan, dan cocok untuk semua usia. Berikut beberapa ide sarapan praktis menggunakan selai kurma yang bisa kamu coba di rumah. Roti Panggang Selai Kurma Menu sarapan paling simpel dan selalu jadi favorit. Cukup oleskan selai kurma pada roti panggang hangat. Manisnya pas, tidak bikin enek, dan tetap mengenyangkan Oatmeal dengan Selai Kurma Bagi yang terbiasa sarapan oatmeal, selai kurma bisa jadi tambahan rasa yang alami. Campurkan 1–2 sendok makan selai kurma ke oatmeal hangat, lalu aduk hingga rata. Bisa juga ditambahkan dengan irisan pisang, almond, ataupun chia seed untuk memperkaya tekstur dan rasa Pancake Selai Kurma Selai kurma juga cocok dijadikan topping pancake sebagai pengganti sirup gula. Rasanya lembut dan menyatu dengan adonan pancake yang fluffy. Smoothie Pisang Selai Kurma Untuk kamu yang sering terburu-buru, smoothie bisa jadi solusi. Blender pisang matang, susu (susu sapi atau nabati), dan satu sendok selai kurma. Hasilnya minuman sarapan yang mengenyangkan dan mudah dikonsumsi. Yogurt dengan Selai Kurma Campurkan selai kurma dengan yogurt plain untuk sarapan yang segar dan ringan. Kombinasi rasa asam dari yogurt dan manis alami kurma menghasilkan cita rasa yang seimbang. Menu ini juga cocok untuk kamu yang ingin sarapan tanpa rasa terlalu berat di perut. Sereal dengan Selai Kurma Tambahkan selai kurma ke dalam semangkuk sereal dan susu sebagai alternatif pemanis. Cara ini bisa membantu mengurangi penggunaan gula tambahan tanpa mengorbankan rasa. Kenapa Selai Kurma Cocok untuk Sarapan? Selai kurma memiliki rasa manis alami yang lembut dan tidak berlebihan. Dibandingkan pemanis buatan atau gula cair, selai kurma memberikan sensasi rasa yang lebih “bersih” dan nyaman di lidah. Selain itu, selai kurma mudah dipadukan dengan berbagai menu, baik makanan maupun minuman. Inilah yang membuat selai kurma cocok untuk sarapan sehari-hari, terutama bagi keluarga yang ingin menikmati camilan manis dengan cara yang lebih bijak. Selai kurma bukan hanya pelengkap, tapi juga solusi sarapan manis alami yang fleksibel dan kekinian. Penulis : Annisa Nurfitri

Ide Sarapan Praktis dan Lezat dengan Selai Kurma Read More »

fi clean label

Jangan Tertipu Kemasan: Apa Arti Clean Label Sebenarnya?

Sekarang hampir semua produk pangan seolah berlomba-lomba tampil sehat. Kata-kata seperti natural, organik, tanpa pengawet, tanpa pewarna dan perisa buatan, serta bebas gula tambahan sering dicetak besar-besaran di bagian depan kemasan. Klaim ini terlihat meyakinkan dan membuat konsumen merasa aman saat memilih produk, tapi apakah produk ini benar-benar clean di dalam atau hanya terlihat clean di luar?   Di sinilah istilah Clean Label mulai jadi perhatian. Secara sederhana, clean label adalah produk pangan dengan bahan yang sederhana, mudah dikenali, dan disampaikan secara jujur. Ciri Utama Produk Clean Label Produk clean label umumnya memiliki beberapa ciri berikut: Daftar bahan pendek dan jelas Bahan familiar Minim bahan tambahan buatan Informasinya transparan Klaim yang sesuai dengan isi produk Clean Label vs Sekadar Klaim Sehat Tidak semua klaim seperti natural, tanpa tambahan pengawet, pemanis, atau pewarna buatan berarti clean label. Klaim tersebut bisa menyesatkan apabila: Masih banyak bahan tambahan  Gula muncul dengan nama berbeda Daftar bahan terlalu panjang dan sulit dipahami Daftar bahan adalah kunci utama, bukan desain kemasan atau jargon yang digunakan. Cara Mudah Memilih Produk Clean Label Kamu tidak perlu jadi ahli gizi untuk mulai lebih sadar. Cukup lakukan langkah sederhana: Baca urutan bahan (bahan pertama jumlahnya paling banyak) Pilih produk dengan bahan sedikit dan jelas Hindari istilah bahan yang terasa asing atau terlalu teknis Sesuaikan klaim dengan isi di belakang kemasan Pilih produsen yang terbuka dan konsisten menjelaskan produknya Semakin mudah sebuah produk dipahami, semakin besar kemungkinan produk tersebut memang dibuat secara jujur. Produk clean label membantu kita: Lebih sadar dalam memilih makanan Mengurangi konsumsi bahan yang tidak perlu Lebih tenang saat mengkonsumsi jangka panjang, terutama untuk keluarga Clean label bukan tentang menghindari semua produk kemasan atau mengejar pola makan yang ideal setiap saat. Ini tentang membuat pilihan yang lebih sadar dan masuk akal. Kadang, langkah kecil seperti membalik kemasan dan membaca isinya sudah cukup untuk membawa perubahan besar bagi kebiasaan makan kita ke depan. Referensi : Asioli, D., J. Aschemann-Witzel, V. Caputo, R. Vecchio, A. Annunziata, T. Næs, and P. Varela. 2017. Making sense of the “clean label” trends: A review of consumer food choice behavior and discussion of industry implications. Food Research International. 99(1): 58 – 71. Penulis : Nadya Adisti Puspitasari

Jangan Tertipu Kemasan: Apa Arti Clean Label Sebenarnya? Read More »

manis alami vs gula

Manis Alami vs Gula Tambahan: Cara Memilih Produk yang Lebih Aman

Rasa manis sudah menjadi bagian dari konsumsi sehari-hari. Yang perlu diperhatikan adalah sumbernya. Banyak produk olahan terasa manis karena tambahan gula, bukan dari bahan alaminya. Memahami perbedaan manis alami dan gula tambahan membantu memilih produk yang lebih aman dan berkualitas. Apa yang Dimaksud Manis Alami? Manis alami berasal dari bahan pangan utuh seperti buah dan bahan nabati. Rasa manis ini hadir bersama serat, vitamin, mineral, serta senyawa bioaktif. Karena masih terikat dalam struktur alaminya, proses penyerapan berlangsung lebih lambat dan cenderung stabil terhadap gula darah. Apa Itu Gula Tambahan? Gula tambahan adalah gula yang ditambahkan saat proses produksi makanan atau minuman. Bentuknya beragam, seperti gula pasir, sirup glukosa, fruktosa cair, maltodekstrin, dan pemanis buatan. Gula jenis ini memberi rasa manis tanpa kontribusi gizi yang berarti. Perbedaan Manis Alami dan Gula Tambahan Perbandingan Manis Alami Gula Tambahan Asal rasa manis Berasal langsung dari bahan pangan seperti buah Ditambahkan saat proses pengolahan Keberadaan dalam produk Menyatu secara alami dengan bahan Terpisah dan sengaja ditambahkan Kandungan gizi Mengandung serat serta mikronutrien Hampir tidak memiliki nilai gizi Cara tubuh menyerap Diserap lebih lambat Diserap cepat Pengaruh pada gula darah Lebih stabil Cenderung meningkat tajam Efek rasa kenyang Bertahan lebih lama Cepat lapar kembali Dampak jika dikonsumsi berlebih Lebih aman bila dikontrol Berisiko bagi kesehatan jangka panjang Cara Mengenali Gula Tambahan pada Label Membaca label komposisi menjadi langkah penting. Beberapa istilah yang menandakan adanya gula tambahan antara lain gula, sukrosa, sirup glukosa, fruktosa, maltodekstrin, dan corn syrup. Jika tercantum di urutan awal, kandungannya biasanya cukup tinggi. Purchase Our Product Tips Memilih Produk Manis yang Lebih Aman Pilih produk dengan daftar bahan singkat dan jelas Utamakan rasa manis dari buah atau bahan alami Hindari produk dengan banyak jenis gula dalam satu komposisi Selalu cek label meski ada klaim tanpa gula tambahan Konsumsi manis sesuai kebutuhan harian Kesimpulan Manis alami dan gula tambahan memberikan dampak yang berbeda bagi tubuh. Produk dengan sumber manis alami lebih aman untuk konsumsi jangka panjang. Kesadaran membaca label dan memahami komposisi menjadi kunci memilih pangan yang lebih bertanggung jawab. Penulis : Zalfadhia Luthfia Oemardy

Manis Alami vs Gula Tambahan: Cara Memilih Produk yang Lebih Aman Read More »

background image kurma

Kurma, Buah Manis yang Kaya Manfaat

Kurma merupakan buah yang berasal dari tanaman dengan nama ilmiah Phoenix dactylifera yang banyak tumbuh di kawasan Jazirah Arab, Afrika Utara, dan Timur Tengah. Selain memiliki nilai religius dan budaya yang tinggi, kurma juga dikenal sebagai sumber energi alami dengan kandungan gizi yang melimpah. Di Indonesia, kurma semakin populer tidak hanya saat bulan Ramadhan, tetapi juga sebagai bahan pangan fungsional dan produk olahan modern. Dalam 100 gram kurma, terkandung energi sekitar 282 kkal dani karbohidrat alami sebesar 75 gram, sehingga kurma menjadi sumber energi yang baik. Kurma juga mengandung serat pangan sekitar 8 gram dan protein sebesar 2,45 gram. Dari sisi mineral, kurma kaya akan kalium (±656 mg), zat besi (±1,05 mg), kalsium (± 39 mg), dan fosfor (± 62 mg). Selain itu, kurma juga mengandung vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, dan vitamin C. Manfaat Kurma Bagi Kesehatan Tidak hanya manis, kurma memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Kurma kaya akan antioksidan dan nutrisi yang dapat membantu dalam menjaga kesehatan tubuh, diantaranya sebagai berikut 1. Kurma sebagai Sumber Energi Alami Kurma mengandung karbohidrat sederhana seperti glukosa dan fruktosa yang mudah diserap oleh tubuh. Kandungan ini menjadikan kurma sebagai sumber energi alami yang cepat dan praktis, terutama bagi individu dengan aktivitas padat. Oleh karena itu, kurma sering dimanfaatkan sebagai bahan utama produk minuman energi alami dan camilan sehat. 2. Membantu Melancarkan Pencernaan Serat pangan yang terdapat dalam kurma berperan penting dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan. Konsumsi kurma secara rutin dapat membantu melancarkan buang air besar, mencegah sembelit, serta mendukung keseimbangan mikroflora usus. Manfaat ini menjadikan kurma cocok dikonsumsi oleh berbagai kelompok usia. 3. Mendukung Kesehatan Jantung Kandungan kalium dan antioksidan dalam kurma diketahui dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Selain itu, senyawa antioksidan membantu mengurangi stres oksidatif yang dapat memicu gangguan kardiovaskular. Konsumsi kurma secara seimbang dapat menjadi bagian dari pola makan untuk menjaga kesehatan jantung. 4. Sumber Antioksidan Alami Kurma mengandung senyawa antioksidan seperti polifenol dan flavonoid yang berperan dalam menangkal radikal bebas. Antioksidan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan dan mendukung sistem kekebalan tubuh. Hal ini menjadikan kurma sebagai bahan pangan fungsional yang bernilai tinggi. 5. Membantu Mencegah Anemia Kurma mengandung zat besi yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Konsumsi kurma secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi harian dan berperan dalam mencegah anemia, terutama anemia defisiensi besi yang umum terjadi pada wanita usia produktif dan ibu hamil. 6. Mendukung Kesehatan Ibu Hamil Kurma memiliki kandungan nutrisi penting seperti zat besi, folat, kalium, dan serat yang bermanfaat bagi ibu hamil. Nutrisi tersebut membantu mendukung pembentukan sel darah, menjaga keseimbangan cairan tubuh, serta membantu mengurangi keluhan pencernaan seperti sembelit yang sering dialami selama kehamilan. Purchase Our Product Nah, itulah berbagai manfaat kurma bagi kesehatan. Dengan berbagai olahan berbahan dasar kurma, kebutuhan energi dan nutrisi harian bisa terpenuhi secara praktis tanpa tambahan pemanis buatan. Produk berbasis kurma pun menjadi pilihan tepat buat kamu yang ingin tetap sehat, aman dikonsumsi, dan bernutrisi di tengah aktivitas sehari-hari.   Saat ini, Alunna menghadirkan beragam produk olahan kurma yang lezat dan berkualitas, seperti selai kurma, cookies, brownies chips, dan susu kurma. Diolah dari bahan pilihan dengan cita rasa yang nikmat, produk Alunna siap menemani gaya hidup sehat kamu setiap hari. Yuk, mulai hidup lebih sehat dengan pilihan manis alami dari kurma bersama Kalimaya!   Referensi : Gondokesumo, M.E. dan Susilowati, R.W. 2021. Artikel Review : Potensi Kurma Sebagai Sumber Nutrasetikal dan Pangan Fungsional. Jurnal Farmasi Indonesia. 13(2) : 216 – 231    Penulis : Annisa Nurfitri

Kurma, Buah Manis yang Kaya Manfaat Read More »

topping kurma

Topping Kurma

Topping Kurma Pernahkah Anda merasa ingin sekali makan yang manis-manis di sore hari, tapi langsung merasa bersalah setelah menghabiskannya? Anda tidak sendirian. Cokelat memang mood booster alami yang sulit ditolak. Namun, kandungan gula dan kalori yang tinggi pada brownies konvensional seringkali menjadi musuh bagi gaya hidup sehat.   Kabar baiknya, Anda tidak perlu lagi memusuhi cokelat. Kalimaya Indonesia menghadirkan inovasi terbaru untuk para pecinta manis yang tetap peduli kesehatan: Tamarra Brownies Chips. Apa sih Tamarra Brownies Chips itu? Berbeda dengan brownies basah yang padat dan berat, Tamarra Brownies Chips adalah keripik brownies yang dipanggang dengan teknik khusus hingga menghasilkan tekstur super renyah (crunchy).   Produk ini lahir dari filosofi Kalimaya Indonesia yang percaya bahwa makanan sehat tidak harus terasa hambar. Kami memadukan rasa cokelat premium yang rich dengan bahan-bahan berkualitas tinggi, menciptakan sensasi ngemil yang mewah namun tetap aman untuk tubuh. Kenapa Sih Harus Tamarra Brownies Chips? Kenapa Anda harus beralih ke Tamarra Brownies Chips sebagai stok cemilan di meja kerja atau di rumah? Bahan Baku Premium & Alami Kami menggunakan dark chocolate pilihan dan bahan unggulan lain seperti tepung mocaf yang lebih ramah untuk pencernaan dan gula darah dibandingkan camilan pabrikan biasa. Tekstur Krispi yang Bikin Nagih Sensasi “krak” saat digigit memberikan kepuasan tersendiri yang tidak bisa didapatkan dari brownies biasa. Potongannya yang tipis membuat Anda bisa menikmatinya perlahan tanpa merasa “begah”. Tanpa Pengawet Berbahaya Sesuai standar Kalimaya Indonesia, Tamarra Brownies Chips diproses secara higienis tanpa tambahan pengawet buatan yang merugikan kesehatan jangka panjang. Click here

Topping Kurma Read More »

strawberry jam

Strawberry Jam

Strawberry Jam Pernahkah Anda merasa ingin sekali makan yang manis-manis di sore hari, tapi langsung merasa bersalah setelah menghabiskannya? Anda tidak sendirian. Cokelat memang mood booster alami yang sulit ditolak. Namun, kandungan gula dan kalori yang tinggi pada brownies konvensional seringkali menjadi musuh bagi gaya hidup sehat.   Kabar baiknya, Anda tidak perlu lagi memusuhi cokelat. Kalimaya Indonesia menghadirkan inovasi terbaru untuk para pecinta manis yang tetap peduli kesehatan: Tamarra Brownies Chips. Apa sih Tamarra Brownies Chips itu? Berbeda dengan brownies basah yang padat dan berat, Tamarra Brownies Chips adalah keripik brownies yang dipanggang dengan teknik khusus hingga menghasilkan tekstur super renyah (crunchy).   Produk ini lahir dari filosofi Kalimaya Indonesia yang percaya bahwa makanan sehat tidak harus terasa hambar. Kami memadukan rasa cokelat premium yang rich dengan bahan-bahan berkualitas tinggi, menciptakan sensasi ngemil yang mewah namun tetap aman untuk tubuh. Kenapa Sih Harus Tamarra Brownies Chips? Kenapa Anda harus beralih ke Tamarra Brownies Chips sebagai stok cemilan di meja kerja atau di rumah? Bahan Baku Premium & Alami Kami menggunakan dark chocolate pilihan dan bahan unggulan lain seperti tepung mocaf yang lebih ramah untuk pencernaan dan gula darah dibandingkan camilan pabrikan biasa. Tekstur Krispi yang Bikin Nagih Sensasi “krak” saat digigit memberikan kepuasan tersendiri yang tidak bisa didapatkan dari brownies biasa. Potongannya yang tipis membuat Anda bisa menikmatinya perlahan tanpa merasa “begah”. Tanpa Pengawet Berbahaya Sesuai standar Kalimaya Indonesia, Tamarra Brownies Chips diproses secara higienis tanpa tambahan pengawet buatan yang merugikan kesehatan jangka panjang. Click here

Strawberry Jam Read More »

Shopping Cart